200 Jemaah Haji Palembang Ikut Pembinaan Kesehatan

Palembang – Jemaah haji yg sehat dan bugar mulai lebih gampang menjalankan rukun dan wajib haji.

Kondisi tersebut dapat diperoleh setiap jemaah haji apabila sudah menjaga kesehatannya jauh hari sebelum keberangkatan ke tanah suci. Pesan ini yg terus disampaikan pemerintah kepada jemaah haji Indonesia.

Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan menggelar pengukuran kebugaran dan pembinaan kesehatan kepada 200 jemaah haji yang berasal Palembang di Kambang Iwak Family Park Kota Palembang, Sumatera Selatan, seperti yg dikutip dari siaran pers, Sabtu, (20/04/2019).

Dalam kegiatan ini, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Dr. dr. Eka Jusup Singka, M.Sc, mengatakan bahwa ibadah haji tak mampu dipisahkan dengan kesehatan sebab ibadah haji adalah ibadah fisik.

Untuk itu, dirinya meminta jemaah haji yg mempunyai persoalan dengan kesehatan atau keterbatasan harus berkonsultasi dengan petugas, sehingga ada hal-hal yg harus dikerjakan dan yg tak dikerjakan oleh jemaah haji.

“Pembinaan kesehatan dilaksanakan buat memperkuat keadaan kesehatan jemaah haji pasca pemeriksaan kesehatan dan pengukuran kebugaran,” terang Eka.

Kegiatan tersebut dilaksanakan mengingat penyelenggaraan ibadah haji tak lepas dari upaya pembinaan dan pemeriksaan kesehatan untuk semua jemaah haji yg dikerjakan melalui beberapa tahapan.

Mulai sejak mendaftarkan diri berhaji hingga menjelang masa keberangkatan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr. Letizia Sanif, M.Kes, mengatakan kegiatan pembinaan kesehatan dan pengukuran kebugaran perlu selalu dikerjakan agar status kesehatan jemaah haji mampu dijaga dan ditingkatkan.

Ia juga mengingatkan agar obat yg biasa dikonsumsi oleh jemaah haji, dipersilakan dibawa sesuai dengan kebutuhan selama menjalankan ibadah haji.

Pelaksanaan pembinaan kesehatan ini sesuai dengan ketentuan dalam Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 tentang Istitaah Kesehatan Jemaah Haji.

Dalam permenkes tersebut diatur bagaimana pola pembinaan kesehatan kepada jemaah haji.

“Semua jemaah haji wajib diperiksa kesehatannya. Setelah diperiksa maka mulai dikerjakan pembinaan oleh petugas kesehatan,” kata Eka.

Salah satu pola pembinaan kesehatan adalah dengan melakukan penyuluhan kesehatan, latihan kebugaran dan pemeriksaan darah, termasuk pemeriksaan atau tes cepat kejiwaan buat jemaah haji.

“Semuanya dijadikan satu paket kegiatan pembinaan kesehatan jemaah haji,” tambahnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin