Huawei Umumkan EMUI 10 Berbasis Android Q

San Francisco – Selain memperkenalkan sistem operasi besutannya, HarmonyOS, Huawei juga mengumumkan iterasi kesepuluh dari antarmuka EMUI.

Software baru ini mulai berbasis Android Q dan menawarkan tampilan dengan desain baru, mode gelap, performa lebih cepat dan sejumlah fitur baru.

GSM Arena melaporkan EMUI 10 hadir dengan ikon bersudut lebih membulat dan animasi baru. Mode gelap baru juga mulai bisa ditemukan pada layar aplikasi pihak ketiga.

Selain itu, EMUI 10 juga berbekal desain baru bagi jam dan kalendar serta didukung oleh opsi Always on Display baru. Di segi performa, EMUI 10 mulai tampil lebih responsif berkat sistem file EROFS lebih baik dan GPU Turbo 3.0.

Baca juga: Huawei Perkenalkan Harmony Alias Hongmeng

Dukungan kedua sistem dan teknologi ini menjanjikan interaksi lebih cepat dan latensi lebih rendah, yg bisa dirasakan ketika berganti antara satu aplikasi dengan aplikasi lainnya.

Huawei juga mendemonstrasikan bentuk baru dari proses menghubungkan perangkat smartphone dengan PC bertajuk Multi-screen Collaboration.

Pengguna mulai bisa menghubungkan smartphone secara nirkabel dengan PC, dan melakukan proses mirroring pada smartphone secara segera pada layar komputer.

Dengan demikian, pengguna mulai memperoleh akses ke file di smartphone dan secara mulus merespon, mengelola atau mengirim file.

Baca juga: Tentang HarmonyOS, Sistem Operasi Baru Huawei

Sementara itu, fitur Huawei HiCar mulai memungkinkan pengguna bagi menghubungkan smartphone sehingga mampu berfungsi pada sistem infotainment di mobil, serta mengendalikan musik, navigasi dan bahkan fungsi yang lain seperti AC di mobil.

Smartphone pertama yg mulai diluncurkan dengan EMUI 10 yakni Mate 30 yg mulai langsung diumumkan Huawei. Sedangkan Huawei P30 juga mulai memperoleh antarmuka pengguna baru ini melalui update firmware yang akan digulirkan pada 8 September mendatang.

Dalam ajang Huawei Developer Conference (HDC) 2019 beberapa hari lalu, CEO Consumer Business Group Richard Yu mengumumkan sistem operasi dengan usungan nama HarmonyOS, yg diklaim lebih cepat dan lebih aman dibandingkan Android.

Piranti lunak ini utamanya ditujukan bagi produk Internet of Things (IoT) seperti layar, wearables, speaker cerdas dan mobil, dan bukan buat smartphone. Namun, Yu menyebut ketika Huawei tak lagi bisa mengakses ekosistem Google Android, perusahaannya mampu langsung memakai HarmonyOS untuk smartphone.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin