Jadi Sasaran Rasisme, Ini Respons Balotelli

Jakarta – Mario Balotelli sempat menolak bermain usai mendapat perlakuan rasis dari suporter lawan. Ia kemudian membalasnya dengan sebuah selebrasi gol.

Balotelli main sebagai starter ketika Bresica bertamu ke kandang Hellas Verona, Stadion Marcantonio Bentegodi, Minggu (3/11/2019) kemarin. Pada laga yg berkesudahan 2-1 buat kemenangan Verona, fans tuan rumah melontarkan nyanyian serta chants berbau rasisme ke arah Balotelli pada babak pertama.

Jelang kickoff babak kedua, aksi fans Verona tidak berhenti. Mereka menirukan suara monyet sesaat mengetahui Balotelli masuk ke dalam lapangan. Kesal dengan perlakuan fans Verona, Balotelli mengambil bola dari titik tengah dan menendangnya ke arah tribun penonton.

Bahkan, penyerang 27 tahun menolak bermain dengan berusaha kembali ke pinggir lapangan. Setelah ditenangkan oleh wasit Maurizio Mariani yg yaitu penggagas protokol anti-rasieme Balotelli mau melanjutkan pertandingan sampai laga usai.

Pada laga itu, Balotelli mencetak gol pada menit ke-85 yg menipiskan skor jadi 2-1 setelah terlebih lalu tertinggal dari Verona lewat gol Eddie Salcedo (50′) dan Matteo Pessina (81′). Usai membobol gawang Verona, Balotelliberlari ke depan tribun fans tuan rumah seraya membentangkan kedua tangannya.

Lewat unggahan Instastories, mantan penyerang AC Milan dan Liverpool itu membagikan video singkat aksi rasisme yg dikerjakan fans Hellas Verona. Ia juga menuliskan ucapan terima kasih kepada rekan setim dan pesepakbola yg memberikan dukungan moril kepadanya.

“Orang-orang di curva (tribun) ini membuat suara-suara monyet. Anda memalukan. Anda Memalukan. Anda memalukan.”

“Di depan anak, istri, rekan, orang tua dan sejawat, Anda melakukan itu, memalukan!,” demikian tulisan Balotteli pada unggahan videonya.

“Terima kasih kepada segala rekan di dalam maupun luar lapangan buat solidaritasnya bagi saya, dan seluruh pesan yg aku terima dari fans.”

“Terima kasih banyak. Anda membuktikan sebagai pria sejati bukan seperti mereka yg menyanggah kebenaran,” ia menambahkan.

Tulisan Balotelli tersebut menyindir pernyataan pemilik Hellas Verona, Ivan Juric, yg mengaku tak mendengar adanya teriakan ataupun nyanyian rasis sepanjang laga melawan Brescia.

“Hari ini aku tak mendengar apapun (nyayian rasis). Kami tak membuat persoalan yg sebenarnya tak ada,” kata Juric.

Kasus rasisme di Liga Serie A Italia 2019-2020 menjadi sorotan tajam FIGC. Sebelumnya, penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku, juga mendapat perlakuan serupa dari fans Cagliari. Namun, panel hukum tak menemukan cukup bukti buat memberikan sanksi kepada Cagliari.

Sumber: BBC

Sumber: http://bola.inilah.com

Post Author: admin