Jaga Emosi Dan Konsentrasi Saat Mudik

Jakarta – Pada ketika mudik, jalur mudik dapat dipadati puluhan ribu kendaraan. Semua bergegas bagi cepat sampai ke tujuan.

Kondisi ini tentu tak saja memicu kelelahan fisik tetapi juga mental. Karenanya, jagalah emosi dan konsentrasi selama perjalanan agar mampu memperhatikan rambu-rambu dulu lintas selama berkendara.

“Hal yang lain yg perlu diingat, tubuh Anda bukanlah mesin yg dapat dipaksa bekerja selama mungkin. Saat di perjalanan, jangan paksakan diri bagi selalu berjalan dan memacu kendaraan, terutama seandainya Anda merasa lelah dan mengantuk,” kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, dr. Bambang Wibowo, SpOG (K), MARS ketika ditemui di acara temu media Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Kamis, (23/05/2019).

Karenanya, pemudik khususnya pengemudi diimbau berisitirahat setelah mengemudi 4 jam perjalanan. Pasalnya, bila seseorang sudah mengemudikan kendaraannya lebih dari 4 jam maka mulai terjadi penurunan kesigapan tubuh maupun respon tubuh, sehingga rawan buat terjadi kecelakaan.

“Cari tempat istirahat atau rest area, dan usahakan mengambil beberapa waktu buat istirahat/tidur (minimal 15-30 menit). Bila diperjalanan sakit, langsung mencari pos kesehatan yg terdekat,” tambahnya.

Kemenkes telah menyiapkan total 6.047 fasilitas pelayanan kesehatan di jalur mudik akan dari pos kesehatan, puskesmas, RS, KKP dan PSC.

“Saya mengajak semua masyarakat buat bersama pemerintah berpartisipasi dan mendukung kelancaran mudik pada tahun ini. Bersama-sama memperhatikan keselamatan masing-masing. Pesan saya, buat para pemudik, pengemudi, dan masyarakat umum, agar mampu mudik sehat, aman dan selamat,” kata Bambang.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin