Jokowi Sebut Ada Kementerian Yang Akan Digabung

JAKARTA, – Presiden Joko Widodo mengakui, ada perubahan nomenklatur kementerian di kabinet barunya bersama Ma’ruf Amin.

Selain ada kementerian baru, ada kementerian lama yg mulai dilebur menjadi satu.

“Ada (perubahan nomenklatur). Ada yg digabung, ada yg muncul yg baru,” kata Jokowi selepas menghadiri HUT Pramuka di Bumi Perkemahan Cibubur, Rabu (14/8/2019) petang.

Baca juga: Parpol Dapat Jatah 45 Persen di Kabinet, Jokowi: Tak Boleh Menolak

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-5112’); });

Namun, Jokowi belum mau buka-bukaan soal kementerian yg mulai digabung. Ia meminta publik sabar menunggu dan tak berspekulasi lebih jauh.

“Nanti kalau telah waktunya tahu semua. Jangan nebak-nebak,” kata Jokowi.

Soal kementerian baru, Jokowi sebelumnya telah buka-bukaan dalam meeting dan makan siang bersama sejumlah pimpinan redaksi media massa di Istana Merdeka, Rabu siang tadi.

Jokowi menyebut, ia mulai membentuk dua kementerian baru di kabinet periode keduanya.

Kementerian tambahan itu yakni Kementerian Digital dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Investasi.

“Kita melihat perkembangan dunia yg begitu cepat dan pemerintah ingin merespons itu secara cepat maka ada kementerian-kementerian baru,” kata Jokowi.

Baca juga: Jokowi Tak Setuju Wacana Presiden Dipilih MPR

Adapun bagi pengumuman lengkap nama-nama yg mulai mengisi kabinet barunya, Jokowi mengaku mulai melihat momentum yg tepat.

“Kita melihat momentumnya. Mendesak atau tak mendesak kebutuhan itu. Kita lihatlah, tapi kalau kalian lihat masyarakat menunggu, pasar juga menanti sehingga sebetulnya semakin cepat diumumkan semakin baik, tapi ini masih tetap kalian hitung,” kata dia.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin