Juve Larang Pemain Bicara Kasus Perkosaan Ronaldo

Turin – Petronella Ekroth mengatakan, bermain dengan Juventus rasanya seperti di penjara karena mereka dilarang bicara soal dugaan masalah pemerkosaan yg dikerjakan Cristiano Ronaldo.

Ronaldo dituduh melakukan pemerkosaan kepada seorang wanita bernama Kathryn Mayorga di Las Vegas, Amerika Serikat, pada tahun 2009 lalu.

Kasus ini sebenarnya telah diselesaikan dengan cara damai di 2010. Pihak Ronaldo membayar 375 ribu Dolar AS buat uang tutup mulut. Tapi, Mayorga mempublikasikan kaus ini karena merasa tertekan.

Juventus diklaim melarang para pemainnya membicarakan perkara tersebut, termasuk tim wanita Juventus. Ekroth, yg menolong tim wanita Juventus meraih Scudetto musim lalu, mengkritik kebijakan manajemen yg membungkam mulut seluruh pemain.

“Saya berusaha melihat seluruh hal dalam perspektif lebih luas, sebagai pesepakbola dan manusia. Pada akhirnya, tindakan aku benar dengan mengungkap ini. Visi aku memperlakukan orang berbeda dengan mereka,” ujar Ekroth, yg kini membela klub Swedia, Djugardens, dikutip dari Football Italia.

“Saya rasa pemain asing wanita tak diperlakukan seperti pemain wanita Italia. Kami dilarang membicarakan perkara itu. Kami tetap bungkam dan tidak boleh menyebut masalah itu,” tambahnya.

“Saya tetap tertutup, karena aku merasa pendapat aku tak ditanggapi. Saya merasa seperti ada di penjara. Saya benar-benar tidak dapat melakukan apa yg aku inginkan,” tandasnya.
Sumber: http://bola.inilah.com

Post Author: admin