Ini Kesalahan Orang Ketika Memilih Alas Kaki

Jakarta – Menurut Dr. Deta Tanuwidjaja, Sp.KFR, banyak yg tak sadar, apa yg terjadi di usia 50 tahun itu yg menjadi akumulasi dari kebiasaan dari muda. Salah satunya adalah saat seseorang berjalan.

“Hal yg paling simpel adalah bagaimana seseorang memilih alas kaki yg nyaman. Bukan sekedar empuk, tapi memiliki dorong balik bagi menopang berat badan tubuhnya,” kata Deta ketika ditemui di acara Crocs mengeluarkan produk baru Reviva Spring Summer Collection, Jakarta, baru – baru ini.

Menggunakan alas kaki, lanjutnya memang bukan cuma sekedar memperhatikan rasa nyaman. Selanjutnya, harus disesuaikan dengan kegiatan yg dikerjakan sehari – hari.

“Pada bagian atasnya harus yg nyaman. Kalau Makin ringan kegiatan yg dikerjakan mulai mampu memakai yg atasnya tak terlalu tertutup.

Kalau kegiatan yg dikerjakan makin berat, itu dapat memilih atasnya yg tertutup.
Kalau dia tak dapat meredam tekanan kaki, berarti alas kaki tak bagus,” tambah Deta.

Dia menegaskan, terlalu lembut sebuah alas kaki juga tak begitu bagus.

“Kalau yg bagus itu saat Kita injek dia lebih dalam dan saat dilepas dapat memberikan dorongan balik.

Dalam jangka waktu yg lama seandainya tak diperhatikan ini akam meningkatkan radang sendi,” ujarnya.

Lisbet Oey selaku General Manager Crocs Indonesia menjelaskan, buat memberikan rasa nyaman kepada para pengguna sandal, Crocs memberikan adanya rasa sensasi pijatan saat berjalan.

“Ini baru tahun 2019 Produk koleksi bagi konsumen yg agak dewasa. Kenyamanan ada di bawahnya karena ada buble – buble, terdapat di posisi depan dan di belakang kaki. Ketika berjalan Akan merasakan sensasi pijatan.

Kita bisa menberikan kenyamanan. Untuk koleksi ini cuma sandal buat pria dan wanita,” ujar Lisbet. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin