Jakarta, Kota Yang Banyak Terdapat TBC

Jakarta – Direktur Kesehatan Ditjen Kekuatan Pertahanan, Kemhan, Arie Zakaria menjelaskan di Jakarta perkara Tuberkulosis (TBC) termasuk tinggi.

Masalah penyakit TBC masih yaitu persoalan kesehatan di dunia, termasuk di Indonesia. Masalah penyakit ini masih belum teratasi karena TBC bisa menular dengan gampang melalui udara.

Setiap tahun, satu orang pasien Tuberkulosis yg tak diobati mampu menularkan penyakit kepada 10 sampai 15 orang yg berada di sekitarnya.

“Mengapa di Jakarta tinggi? Di Jakarta tingkat HIV-nya tinggi, membuat daya tahan tubuhnya rendah. Dari situ TBC dengan gampang masuk. Kalau di tes, dapat banyak tuh yg terpapar kuman tbc nanti kemenkes milik datanya,” kata Arie Zakaria, ketika ditemui di acara temu media, di Kemenkes RI, Jakarta, Selasa, (19/03/2019).

Alasan lainnya mengapa perkara HIV meningkat di Jakarta, karena masih menurut Arie, di Ibukota masih banyak penggunaan narkoba.

“Makanya paling banyak HIV di Jakarta, karena narkoba itu yg pemakainya juga banyak,” tambahnya.

Faktor yang lain yg menjadi penyebab ditemukan TBC di Jakarta adalah, menularnya kuman tersebut dari asisten rumah tangga.

“Kedua kalau aku temukan di Jakarta, menular dari pembantunya, karena orangtua sibuk cari uang. Pembantunya saat pulang ke kampung membawa virus itu kembali ke rumah dan menular ke anak. Kami tidak jarang temukan itu,” ungkapnya.

Karena, dia menambahkan, tak segala orang dengan TBC itu mencirikan dengan batuk darah. Jika terjadi batuk darah, kondisi itu telah mencapai kejadian perkara penyakit telah parah.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin