Keuntungan MU Dari Sponsor Berpotensi Menurun

Manchester – Manchester United tengah menurun performanya. Setan Merah terancan kehilangan keuntungan hingga ratusan miliar Rupiah dari sponsor.

MU tengah jadi sorotan tajam menyusul performa kurang oke. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer baru mampu menang empat kali dari 11 laga yg telah dimainkan di segala kompetisi musim 2019-2020.

Di kancah Liga Premier Inggris Setan Merah baru menang dua kali, sisanya tiga kali seri tiga kali kalah. Hasil tersebut menyebabkan Paul Pogba dkk berada di peringkat 12 klasemen sementara Liga Premier Inggris dengan mengumpulkan 9 poin, berjarak 15 angka dari Liverpool di peringkat teratas.

Meskipun musim 2019-2020 masih terbilang panjang, situasi yg dialami MU memunculkan kekhawatiran peluang mereka lolos ke kompetisi Eropa musim depan. Musim ini, Setan Merah gagal lolos ke Liga Champions Eropa karena finish di peringkat enam musim kemarin.

Bila kekhawatiran tersebut terjadi maka United mulai kehilangan pemasukan dari sponsor sebesar 20 juta Pounds (346,2 miliar Rupiah). Jumlah tersebut berpotensi hilang dari kesepakatannya dengan apparel yang berasal Jerman, Adidas.

Adidas yaitu sponsor penting MU dengan nilai kontrak mencapai 750 juta Pounds (13 triliun Rupiah bagi jangka waktu 10 tahun sejak 2015-16.

Sesuai kesepakatan, Adidas mulai membayar 75 juta Pounds kepada MU per tahun. Akan tetapi, jumlah tersebut mulai dipotong 30 persen seandainya United gagal lolos ke Liga Champions Eropa dua musim beruntun.

Pemasukan dari penampilan di Liga Champions Eropa terbilang signifikan untuk neraca keuangan MU. Dengan kata lain, seandainya gagal tampil di ajang tersebut maka pendapatan Setan Merah menurun.

“Hasil keuangan kita buat kuartal ini mencerminkan dampak dari tak berpartisipasi kalian di Liga Champions Eropa,” kata Direktur Eksekutif Manchester United, Ed Woodward.

Sumber: http://bola.inilah.com

Post Author: admin