Klarifikasi Sepekan: Polemik Sumbangan Kasir Indomaret, “Quick Count”, Hingga Penanganan Kasus Makar

klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi sejauh ini, ada yg perlu diluruskan terkait keterangan ini.

Bulan suci Ramadhan berjalan sekitar dua pekan. Namun, kesucian Ramadhan tak membuat persebaran hoaks dan disinformasi berhenti.

Dalam sepekan kemarin, 13 – 17 Mei 2019, melakukan verifikasi dan konfirmasi terkait sejumlah kabar yg belum diketahui kejelasannya.

Beberapa keterangan diketahui sebagai hoaks alias kabar bohong. Namun, ada juga sejumlah keterangan yg faktanya memang ada, namun masih disertai narasi yg simpang siur.

Kami sudah melakukan sejumlah klarifikasi bagi memberikan penjelasan atas keterangan yg masih simpang siur. Berikut paparannya: 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-5112’); });

Pria Marah Diberi Sumbangan Rp 1.000 oleh Kasir

Seorang pria terekam dalam video tengah marah-marah pada kasir toko waralaba Indomaret di Aceh ramai diperbincangkan di media sosial pada minggu silam.

Dalam video, kemarahan itu dipicu rasa tak terima dan dilecehkan karena kasir memberinya uang koin Rp 1.000 ketika ia tiba meminta sumbangan.

Pria itu juga membandingkan pemberian kasir Indomaret ini dengan sumbangan Rp 100.000 yg diberikan oleh pedagang ikan di lingkungan toko itu berada.

Saat diklarifikasi, kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Naggroe Aceh Darussalam.

Kapolsek Matangkul, Aceh Utara, Iptu Sudiya Karya kemudian menyatakan bahwa ada miskomunikasi, namun sudah diselesaikan oleh tokoh setempat. Polemik itu kemudian diselesaikan secara damai.

Atas permintaan damai ini, kepolisian memediasi kedua pihak, antara Kepala Indomaret cabang Medan dan Ketua Remaja Masjid Al Khalifah Ibrahim, Jafar Quba.

“Kami meminta maaf, ini murni kesalahpahaman dan kita sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan dan berdamai,” ujar Jafar dalam surat bermaterai Rp 6.000.

Pihak Indomaret pun sepakat menerima jalan damai atas peristiwa ini dan tak mulai melanjutkannya ke ranah hukum.

Baca juga: [KLARIFIKASI] Penjelasan soal Pria Marah Diberi Sumbangan Rp 1.000 oleh Kasir Indomaret

Disinformasi Saat Ahli UI Paparkan soal Quick Count

Beredar kabar keliru yg menyebutkan mengenai kehadiran akademisi dari Universitas Indonesia (UI), Profesor Ronnie Higuchi Rusli dalam sidang dugaan pelanggaran administrasi Pemilu 2019 pada Jumat (10/5/2019).

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin