KPK Perpanjang Masa Penahanan 3 Tersangka Kasus Suap Imigrasi Mataram

JAKARTA, – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) memperpanjang masa penahanan tiga tersangka masalah dugaan suap terkait penanganan masalah penyalahgunaan izin tinggal warga negara asing (WNA) di lingkungan Kantor Imigrasi Mataram.

Ketiga tersangka itu adalah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Kurniadie dan Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Yusriansyah Fazrin.

Kemudian, Direktur PT Wisata Bahagia sekaligus pengelola Wyndham Sundancer Lombok, Liliana Hidayat.

Baca juga: Kasus Suap Pejabat Imigrasi, KPK Geledah Kantor Imigrasi Mataram

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-5112’); });

“Hari ini dikerjakan perpanjangan penahanan selama 40 hari dimulai tanggal 17 Juni 2019 sampai 26 Juli 2019 buat 3 tersangka perkara suap terkait penanganan kasus penyalahgunaan izin tinggal di Lingkungan Kantor Imigrasi Nusa Tenggara Barat Tahun 2019,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Dalam masalah ini, Kurniadie dan Yusriansyah diduga menerima suap sebesar Rp 1,2 miliar dari Liliana.

Baca juga: 7 Jam Lebih Geledah Kantor Imigrasi Mataram, KPK Bawa 2 Koper dan 1 Kardus

Suap yg diberikan ke Kurniadie dan Yusriansyah itu guna menghentikan proses hukum terhadap dua WNA yg bekerja di tempat Liliana tersebut.

Sebab ketika itu, penyidik keimigrasian mengamankan WNA berinisial BGW dan MK karena diduga menyalahgunakan izin tinggal.

Mereka diduga masuk memakai visa sebagai turis biasa. Akan tetapi, keduanya diduga bekerja di Wyndham Sundancer Lombok.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin