KPU Gelar Pleno Finalisasi Dokumen Yang Akan Dibawa Ke MK

JAKARTA, – Komisi Pemilihan Umum ( KPU) gelar meeting pleno finalisasi dokumen sengketa hasil pilpres sebelum diserahkan ke Mahkamah Konstitusi ( MK) siang nanti.

Dokumen yg dimaksud ialah draf jawaban dan alat bukti yg mulai digunakan buat menjawab Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Jadi pagi ini kami pleno untuk finishing sebelum nanti ke MK menyerahkan jawaban terhadap gugatan,” kata Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019).

Menurut Arief, siang ini yaitu batas waktu terakhir buat KPU bagi menyerahkan draf jawaban dan alat bukti. Sebab, Jumat (14/6/2019) sidang perdana sengketa hasil pilpres mulai digelar.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-5112’); });

Baca juga: Prabowo: Apapun Keputusan MK, Kita Sikapi dengan Dewasa dan Tenang

Adapun dokumen-dokumen yg mulai dibawa ke MK disiapkan KPU dalam beberapa hari ini.

Arief mengatakan, pihaknya menyerahkan pada tim hukum bagi memberikan dokumen KPU ke MK.

“Kita serahkan kepada tim hukum. Tapi mampu juga, nanti aku ikut mendampingi penyerahan alat bukti jawaban ke MK,” ujar dia.

Selain KPU, Bawaslu juga mulai mendatangi MK sore ini. Kedatangan Bawaslu adalah bagi menyerahkan informasi tertulis terkait sengketa hasil pilpres.

Dalam kasus ini Bawaslu bertindak sebagai pihak terkait.

Untuk diketahui, MK mulai akan menggelar sidang perdana gugatan hasil pemilu presiden pada Jumat (14/6/2019). Dalam sidang gugatan yg diajukan kubu Prabowo-Sandi ini, MK. MK mulai menetapkan lanjut atau tidaknya sengketa ke tahapan persidangan dengan mempertimbangkan permohonan beserta barang bukti yg diajukan (Putusan Sela).

Jika berlanjut, maka pada 17-24 Juni, MK melakukan sidang dengan agenda pemeriksaan pembuktian. Hal ini termasuk rangkaian dalam proses persidangan sengketa.

Pada 28 Juni, MK mulai membacakan putusan sengketa pilpres.

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin