Mahfud MD: Hak Politik Prabowo Tak Mau Ke MK Asal Tak Melanggar Hukum

JAKARTA, – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ( MK) Mahfud MD menuturkan bahwa kecurangan dalam pemilu sebaiknya dilaporkan melalui jalur konstitusi merupakan MK.

Mahfud menanggapi sikap kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yg tak yakin dengan lembaga MK dalam mengadili sengketa pemilu.

“Terserah Pak Prabowo saja. Itu hak politik dia bersikap begitu yang berasal tak dikerjakan dengan melanggar hukum,” kata Mahfud saat dihubungi , Kamis (16/5/2019).

Baca juga: Jimly: Jika Tak Mau ke MK Tak Apa-apa, tapi Wajib Redakan Ketegangan

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-5112’); });

“Tapi seharusnya seandainya ada kecurangan dalam pemilu ya bawa saja ke MK seandainya nanti telah ditetapkan oleh KPU,” sambung dia.

Dengan begitu, Mahfud berpandangan, masyarakat mampu menilai kinerja MK sebagai sebuah lembaga yg kredibel atau tidak.

“Masyarakat nanti kan mampu menilai, MK itu mampu dipercaya atau tidak,” tutur dia.

Baca juga: Polarisasi Dikhawatirkan Berlanjut seandainya Prabowo Tak Mau ke MK

Sebelumnya, Dewan Penasihat DPP Partai Gerindra Raden Muhammad Syafi’i mengatakan, pihaknya telah tak yakin lagi terhadap Mahkamah Konstitusi.

Oleh karena itu, setelah pengumuman hasil Pemilu 2019 oleh KPU, kata dia, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak mulai mengajukan gugatan ke MK.

Baca juga: Prabowo Tolak Hasil Pilpres dan Tak Akan Gugat ke MK, Bagaimana Sikap PKS?

Hal ini dia sampaikan saat ditanya mengenai langkah konkret kubu 02 setelah KPU mengumumkan hasil pemilu nantinya. Pasalnya, Prabowo sudah menyatakan menolak hasil pemilu dari KPU.

“Di 2014 yg dulu kami milik pengalaman yg buruk dengan MK,” ujar Syafi’i di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin