Mitos Dan Fakta Seputar Dermatitis Atopik

Jakarta – Beragam mitos dan fakta kerap ditemukan terkait pengobatan penyakit Dermatitis Atopik (DA).

Menurut dr. Anthony Handoko, SpKK, FINDV, CEO Klinik Pramudia dalam Seminar Media, ada beberapa mitos dan fakta yg paling kadang ditanyakan mengenai perawatan DA anak.

“Antara yang lain harus mandi air panas, minum darah ular, menggunakan pakaian tebal dan pantang makanan,” katanya, Jakarta, Jumat, (16/08/2019).

Ia juga menjelaskan, secara teoritis lokasi kelainan kulit pada DA berbeda pada setiap fase usia anak, remaja dewasa, manula, dan geriatri.

“Lokasi klasik pada usia anak adalah lipat siku, lipat lutut, seputar bibir atau mata dan pipi. Yang perlu diperhatikan adalah penderita DA, biasanya memiliki gejala penyerta seperti hidung meler atau bersin pada pagi hari (rhinitis allergica), mata merah (Conjunctivitis allergica), dan asma,” tambahnya.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com

Post Author: admin