Peduli Pendidikan, AMD Donasi 25 PC Ke 7 Sekolah

Jakarta – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan anak anak korban gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah merupakan di wilayah Palu, Sigi dan Donggala khususnya dibidang pendidikan, perusahaan teknologi AMD mendonasikan 25 perangkat teknologi buat sekitar 1.000 siswa di tujuh sekolah di wilayah tersebut.

Program donasi pertama yg dikerjakan di Indonesia ini yaitu bagian dari program #AMDCare dan dalam rangka 50 tahun kiprah AMD di dunia teknologi.

Selain program donasi pemberian perangkat komputer tersebut, AMD juga menggelar program pelatihan untuk para guru dan tenaga admin sekolah bagi meningkatkan kinerja dalam menyelenggarakan pendidikan selama masa pemulihan bencana.

“Kami memahami masa-masa sulit untuk masyarakat di Palu, Donggala dan Sigi sejak terjadinya gempa bumi dan tsunami tahun 2018 lalu. Untuk itu kalian ingin memberikan kontribusi yg bisa menolong sekolah sebagai pihak penyelenggara pendidikan di sini agar mampu meningkatkan produktivitas dan memberikan pelayanan terbaik untuk para anak didik,” kata Ryan Sim, Director Sales and Marketing AMD ASEAN di Jakarta, Senin (20/05/2019).

Adapun sekolah yg menerima bantuan adalah SD Muhammadiyah 3 Palu, MIS Darul Iman, dan SD Al-Khairat Mamboro yg berlokasi di Palu.

Tiga sekolah lainnya yg berlokasi di Sigi adalah MIS Al-Khairat Biromaru, SD Al-Khairat Kota Pulu, dan MIS Al-Khairat Bangga dan satu sekolah di Donggala merupakan SDN 1 Tanantovea.

Total anak didik yg dilayani di tujuh sekolah tersebut mencapai hampir 1.000 anak.

Dalam penyelenggaraan program, AMD berkolaborasi bersama Wahana Visi Indonesia, organisasi kemanusiaan yg berfokus menolong anak-anak dan turut melakukan respon tanggap di Sulawesi Tengah.

AMD juga memberikan perangkat komputer untuk Disaster Recovery Center di bawah naungan Wahana Visi Indonesia bagi meningkatkan pelayanan tim kepada masyarakat yg terkena bencana.

“Kehadiran AMD, sebagai perusahaan mitra WVI, yaitu wujud komitmen bersama mendukung literasi teknologi dan kegiatan belajar mengajar untuk sekolah yg terdampak bencana di Sulawesi Tengah,” ujar Doseba T. Sinay, CEO dan Direktur Nasional Wahana Visi Indonesia.

“Memiliki visi yg sama dalam mentransformasi hidup masyarakat, kerja sama ini bukan cuma mulai berdampak positif buat peserta didik tapi juga mengkapasitasi tenaga pendidik dalam memberikan materi ajar. Terdapat lebih dari 500 siswa dan 14 guru yg mulai mendapatkan manfaat dari program ini,” imbuh dia.

Bencana gempa bumi dan Tsunami yg menimpa wilayah Sulawesi Tengah bulan September 2018 dahulu sudah memakan korban 2,5 juta jiwa. Sebanyak 839 desa terkena imbas dan sekitar 2.700 gedung sekolah rusak.

“Kami berterima kasih kepada AMD dan berharap melalui kerjasama ini mulai semakin banyak pihak yg peduli dan semangat dalam mewujudkan transformasi kemajuan pendidikan anak-anak khususnya di Sulawesi Tengah,” lanjut Doseba.

Perangkat komputer yg diberikan, ditenagai prosesor AMD Athlon 200 GE yg efisien dan hemat daya, namun bisa memberikan performa buat produktivitas dan tampilan visual yg sangat memadai bagi kebutuhan sekolah.

Komponen pendukung lainnya memakai motherboard A320, memori 8GB Dual Channel, SSD 256GB, dan monitor HDMI 20 inci.

Wahana Visi Indonesia sebagai lembaga pendamping mulai menyelenggarakan program pelatihan buat guru dan tenaga admin sekolah yg ditunjuk pihak sekolah dan melakukan monitoring. Hal ini bagi menjaga agar perangkat yg diberikan bisa dipergunakan secara maksimal dan berkelanjutan.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin