VW Pilih Efisiensi Daripada Membangun ‘Kerajaan’

Wolfsburg – Volkswagen (VW) kabarnya sudah menanggalkan obsesi mereka selama puluhan tahun demi membangun ‘kerajaan’ otomotif.

Kini, grup otomotif yg bermarkas di Wolfsburg, Jerman itu mengalihkan strategi mereka bagi memproduksi mobil listrik secara massal dengan biaya yg efisien.

Sebutan ‘kerajaan’ disematkan pada VW karena menjadi induk perusahaan dari brand otomotif berskala dunia, seperti Seat, Skoda, Bentley, Bugatti, Lamborghini, Porsche, Ducati, Audi, Scania, MAN, dan merek VW itu sendiri.

Di era kepemimpinan Ferdinand Piech (1993-2015), VW Group pernah membuat gebrakan dengan mengakuisisi merek mewah Bentley, Bugatti, dan Lamborghini cuma dalam satu tahun.

Baca juga: VW Punya Logo Baru, Desain Lebih Sederhana

CEO VW Herbert Diess menyampaikan bahwa mereka telah tak perlu tidak mengurangi merek kendaraan, melainkan mengoptimalkan merek yg telah ada buat bermain di segmen yg potensial di masa depan.

“Kami tak membutuhkan lebih banyak merek. Dengan sangat sedikit pengecualian, kita bisa memanfaatkan segmen dengan keuntungan besar di dunia dengan merek kalian yg telah ada,” kata dia seperti dilansir Reuters.

Baca juga: VW Indonesia Ajak Milenial Ramaikan Jamnas ke-50

Pergeseran industri otomotif dari mekanisme mesin bakar internal (combustion engine) ke mobil listrik hingga swakemudi, membuat perusahaan-perusahaan otomotif mencari dana bagi riset dan pengembangan, ada juga yg memilih jalur efisiensi agar dapat beralih ke mobil listrik.

VW termasuk yg memilih jalur efisiensi, berlawanan dengan Fiat Chrysler dan Renault yg menjalin kesepakatan bernilai miliaran dolar AS buat mengembangkan produk.

VW juga menghabiskan US$88,55 miliar buat pembelian sel baterai dan pengembangan mobil listrik. Mereka pun sudah menjalin kemitraan dengan Ford guna menekan biaya produksi. [ikh]
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin