Barca Harus Lindungi Ansu Fati Dari Star Syndrome

Barcelona – Ansu Fati jadi bintang baru Barcelona, dengan usia masih muda ia dikhawatirkan terlalu silau dengan pujian publik. Barca diminta selalu mengingatkan pemainnya itu agar tetap rendah hati.

Ansu Fati menyita perhatian publik Katalunya dan dunia, ketika Lionel Messi masih absen karena cedera Ansu tampil impresif. Pertama kali bisa kepercayaan melakoni debut di tim penting Barcelona ketika mengalahkan Real Betis 5-2, pemain 16 tahun perlahan namun pasti dapat membayar kepercayaan pelatih Ernesto Valverde.

Saat Barca ditahan imbang 2-2 oleh Osasuna, Ansu menyumbang satu gol yg yaitu gol debut di tim utama. Ia pun masuk dalam daftar salah satu pencetak gol termuda dalam sejarah Los Blaugrana.

Tak sampai disitu, jebolan akademi La Masia menujukkan dirinya pantas main di tim utama. Turun pertama kalinya sebagai starter ketika Barca melumat Valencia 5-2 di Nou Camp, Minggu (15/9/2019) kemarin, Ansu Fati menyumbang satu gol serta satu assist terciptanya gol Frenkie de Jong.

Mampu mencetak dua gol dari tiga pertandingan liga, Ansu melewati catatan yg pernah dibuat Messi. Dulu, La Pulga harus melewati 13 penampilan buat mengemas dua gol.

Di satu sisi, performa Ansu membuat Valverde senang namun ia khawatir pujian publik berpotensi membuat pemain muda rentan terkena sindrom superstar. Ia mengharapkan agar seluruh elemen klub mampu menjaga Ansu tetap fokus pada performanya.

“Anda banyak pujian dan nama Ansu dielu-elukan, sangat banyak. Apa yg harus kalian lakukan adalah coba dan menjaganya tetap rendah hati. Pekerjaan kalian adalah melindungi pemain,” kata Valverde.

“Tidak ada yg menyanggah bahwa Ansu adalah pemain yg milik sesuatu spesial. Ia kelihatan lebih dewasa dari usianya,” ia menambahkan.

Sumber: ESPN
Sumber: http://bola.inilah.com

Post Author: admin