Jika Revisi UU Ini Rampung, Napi Boleh Asuh Anak Di Penjara

JAKARTA, – Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah telah menyepakati hampir seluruh materi dalam revisi Undangan-Undang Nomor 12 Tahun 1995 Tentang Permasyarakatan.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat RI Erma Suryani Ranik ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2019).

“Tidak ada (hambatan), telah oke semua. Kita enggak mau banyak penjara,” kata Erma.

Baca juga: Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Serahkan DIM RUU Pemasyarakatan kepada Menkumham

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-5112’); });

Salah satu poin revisi yg menarik, merupakan pasal yg mengatur narapidana perempuan melahirkan di dalam penjara.

“Dalam UU Permasyarakatan yg lama, tak mengatur bagaimana menangani perempuan narapidana yg melahirkan di dalam penjara,” ujar Erma.

Padahal, data yg dihimpun, ada cukup banyak narapidana perempuan yg masih memiliki tanggungan anak atau yg melahirkan di dalam penjara.

“Datanya di pemasyarakatan, ada 154 sekarang anak yg lahir di penjara,” lanjut dia.

Selain itu, turut diatur pula narapidana perempuan diperbolehkan mengasuh anaknya selama tiga tahun di dalam sel. Setelah melewati tiga tahun, sang anak tak diperbolehkan lagi diasuh di dalam penjara.

“Pada umur tiga tahun, makanan ini ditanggung oleh Lapas. Kemudian tiga tahun kami maksimal harus telah mampu keluar. Karena lewat dari tiga tahun itu dia telah ngerti kan,” lanjut Erma.

Baca juga: Ditjen Pemasyarakatan Serahkan Kartu Identitas buat 1.103 Anak dari LPKA

Erma berharap, revisi UU tentang Permasyarakatan mampu disahkan seiring dengan diselesaikannya Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKHUP).

“Mudah-mudahan dapat berjalan seiring antara RKUHP dan RUU pemasyarakatan,” ujar dia.

Diketahui, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat RI mulai kembali membahas revisi UU tentang Permasyarakatan bersama pemerintah pada Selasa (17/9/2019). 

 

Sumber: http://nasional.kompas.com

Post Author: admin