Kamera DSLR Canon Rentan Serangan Peretas

San Francisco – Tak cuma komputer dan smartphone saja, ternyata kamera DSLR juga rentan terhadap serangan dari para peretas.

Laporan terbaru dari firma piranti lunak, Check Point Software Technologies, memaparkan bahwa kamera DSLR Canon ternyata memiliki celah keamanan yg mengkhawatirkan.

Melalui sebuah video yg diunggah ke YouTube, Check Point mendemonstrasikan bahwa kamera DSLR Canon yg dijadikan sample, yakni Canon EOS 80D, dapat disusupi oleh peretas melalui jaringan nirkabel.

Celah keamanan ini tampak mampu dimanfaatkan oleh para peretas saat pengguna kamera DSLR hendak mentransfer foto dari kamera ke perangkat lain, misalnya laptop, melalui jaringan WiFi.

Ketika disusupi, foto-foto yg tersimpan di memori kamera dapat dengan mudahnya dienkripsi oleh para peretas cuma dengan sejumlah perintah melalui command center.

Tak cuma itu, saat ransomware berhasil terpasang, kamera DSLR pengguna juga mampu terkunci dan tak dapat dipakai buat menelusuri gambar-gambar yg tersimpan di dalamnya. Artinya, foto dan menu kamera pun tak dapat diakses oleh para pemilik kamera DSLR tersebut.

Mengutip The Verge, Check Point telah melaporkan hal tersebut kepada Canon pada Maret lalu. Kemudian pada Mei, Check Point dan Canon akan bekerja sama buat menggodok pembaruan firmware (patch) buat mengantisipasi persoalan tersebut.

Namun, hingga ketika ini, belum ada patch atau pembaruan firmware yang mampu menutup celah keamanan tersebut.

Meski demikian, buat ketika ini, pihak Canon, melalui blog resminya, mengingatkan para pengguna kamera DSLR besutannya agar lebih berhati-hati dalam memanfaatkan jaringan WiFi umum, bagi sekadar memindahkan foto dari kamera.

Perusahaan yang berasal Jepang ini juga menyarankan pengguna kamera DSLR mereka buat memperbarui firmware kamera melalui sumber terpercaya, dan mematikan fitur-fitur wireless kamera ketika tak digunakan.

Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin